.

Tujuh Penumpang Speedboad yang Hilang dan Tenggelam di Otakwa, Ditemukan Selamat

TIMIKA (MIMIKA) - Tujuh penumpang Speedboat warna merah dengan mesin berkekuatan 85 PK, yang dinyatakan hilang sejak, Rabu (03/04/2013) silam saat melakukan perjalanan dari Kabupaten Asmat tujuan Timika, telah ditemukan dalam kondisi selamat.

Kepala Kantor SAR Timika, Budiawan, S.Sos., M.Si melalui Humas Kantor SAR Timika, Arief kepada wartawan di Jalan Belibis, Kamis (11/04/2013) menjelaskan, ketujuh penumpang yang ditemukan selamat dan dievakuasi oleh KM Nuraini Jaya 01 Ke Dobo.

“Kantor SAR Timika mendapatkan laporan penemuan ini dari Pos SAR Agats, Kabupaten Asmat pada, Selasa (09/04/2013) sekitar pukul 22.25 Wit. Speedboat yang sempat dinyatakan hilang dan telah dilakukan pencarian maksimal itu telah ditemukan dan tujuh penumpangnya dalam kondisi selamat,” terang Arief.

Ketujuh penumpang itu adalah Alfons Senokos yang juga menjabat Kadis Pemerintahan Kampung Pemda Asmat, Nona, Ranu, Eddy, Primus, Doman dan Emeus.

Arief menerangkan, laporan awal terkait hilangnya Speedboat milik Pemda Asmat yang bermuatan tujuh penumpangnya itu, diterimanya sekitar pukul 21.30 Wit dari Pos SAR Agats. “Kemudian Pos SAR Agats melaporkan ke Kantor SAR Timika,” jelas Arief.

Speedboat itu meninggalkan Asmat, Rabu (3/4) sekitar pukul 04.00 Wit. Asumsinya, dengan kekuatan mesin 85 PK itu, speedboat akan tiba di Timika sekitar pukul 10.00 Wit. Namun, hingga waktu yang ditetapkan, speedboat dan ketujuh penumpangnya belum juga sampai di Timika.

Setelah menerima laporan ini, Tim SAR Asmat segera melakukan koordinasi dengan instansi terkait di Asmat. Pada Kamis (4/4) sekitar pukul 07.00, Tim SAR Gabungan dari Pemda Asmat, Polsek Asmat, Lanal Asmat, Satpol PP Asmat, Tim SAR dari Pos SAR Asmat dan masyarakat sekitar melakukan upaya pencarian dengan melakukan penyisiran rute perairan dari Asmat Ke Timika. Namun, penyisiran itu tidak membuahkan hasil.

Upaya pencarian berlanjut pada H plus tiga, Sabtu (6/4) dengan bantuan Kantor SAR Timika yang mengerahkan satu unit pesawat udara milik PT. AMA untuk ikut serta melakukan pencarian udara akan tetapi juga masih belum berhasil.

Selain itu, upaya pencarian juga dilakukan melalui laut secara silang. Jadi, tim SAR Timika melakukan pencarian dari Timika menuju Otakwa dan tim SAR Asmat melakukan pencarian dari Asmat menuju Otakwa. “Di Otakwa, seluruh tim berkumpul dan membuat Posko untuk mengatur pergerakan semua unsur yang ikut mencari. Dari situ pencarian terus dilakukan namun tidak juga berhasil,” cerita Arief.

Lebih jauh diterangkan Arief, dari informasi dari salah satu penumpang, bahwa setelah rombongan keluar dari Asmat sekitar pukul 04.00 WIT, mereka sempat kandas dan naik di rep (gundukan pasir-red). Pertama di sekitar omor dan lepas dari Omor, speedboat kembali kandas di Otakwa. “Lepas dari situ, tiba-tiba kabut tebal dan mereka tidak tahu mana laut dan mana darat. Sehingga mereka sempat salah arah dan menuju ke laut. Setelah BBM habis, mereka baru sadar kalau ternyata mereka ada di tengah lautan,” aku penumpang yang selamat itu mengingat.

Setelah berhari-hari terombang-ambing di tengah lautan, mereka ditemukan oleh KM Nuraini Jaya 01 yang kemudian mengevakuasinya ke Dobo.

Arief menambahkan, selama pelaksanaan Operasi SAR ini, pihaknya mendapatkan dukungan dan bantuan penuh dari Unsur SAR. Tim gabungan terdiri dari 20 personil SAR Kantor SAR Timika, 10 personil Pos SAR Agats, 20 personil dari Pemda Asmat, lima personil Polisi dari Polsek Asmat, empat personil TNI AL dari Lanal Timika, tiga personil TNI AL dari Lanal Agats, tiga Anggota Orari Timika, tiga Personil Satpol PP Agats, dan keluarga serta masyarakat setempat.

Operasi SAR telah dinyatakan ditutup. “Seluruh unsur SAR yang terlibat juga dikembalikan ke satuan masing-masing dengan ucapan hormat dan terima kasih,” ujar Arief. [SalamPapua]
Bagikan ke Google Plus

0 comments:

Post a Comment