.

Pemkot Jayapura akan Batasi Subsidi Miras

KOTA JAYAPURA - Pemerintah Kota Jayapura, Provinsi Papua sepakat membatasi subdistributor minuman keras di daerah itu.

“Kita sudah sepakat tidak lagi menambah subdistributor yang masuk ke Kota Jayapura. Kita juga akan melakukan sosialisasi kepada 89 pengecer baru-baru ini untuk menyampaikan peraturan baru dari pusat,” kata Wali Kota Jayapura Benhur Tommy Mano usai pertemuan dengan Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (BPPTSP) Kota Jayapura dan Dinas terkait di Jayapura, Kamis.

Wali Kota Benhur mengatakan, beberapa item harus diketahui oleh para distributor minuman keras. “Ada beberapa item yang harus diikuti oleh para pengedar,” katanya.

Mantan Kepala Distrik Abepura itu mengatakan, selain itu, ke depan pihaknya juga akan membentuk tim pengawasan peredaran minuman keras di Kota Jayapura. “Saya berusaha agar tidak terjadi menopoli dalam distributor di kota ini,” ujarnya.

Wali Kota yang akrab disapa BTM itu meminta kepada distributor agar berbenah. “Saya minta kepada distributor untuk membenahi struktur di dalam sistem distributor dan pengecer supaya tidak disoroti oleh Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU),” ujarnya.

KPPU juga diharapkan bekerja sesuai dengan aturan yang ada. “Dengan melihat banyaknya permasalahan yang diakibatkan karena minuman keras seperti kekerasan dalam rumah tangga, pemalakan, dan anak mudah yang cederah karena miras maka pengawasan terhadap pasokan minuman keras perlu diatur baik,” ujarnya.

Dia mengatakan, harus ada izin rekomendasi dari kementerian baru para distribusi berhak melakukan penjualan. Para pemasok dan juga pengedar dan pengoecer harus berdasarkan UU yang dikeluarkan oleh menteri perindustrian dan perdagangan. “Jadi bukan kita yang keluarkan tapi dari kementerian,” ujarnya. [Antara]
Bagikan ke Google Plus

0 comments:

Post a Comment